Di sela jam yang panjang dan tubuh yang menahan lelah
Aku masih berdiri bukan karena aku kuat
Tapi karena hidup tidak pernah benar-benar memberi pilihan
Selain terus berjalan
Hari ini senja datang pelan
Menyentuh pikiranku yang sempat riuh
Mengusap dadaku yang beberapa kali ingin runtuh
Aku menitipkan letih pada rutinitas
Sambil menikmati sunyi yang pelan-pelan jadi tenang
Anehnya, aku tidak marah
Tidak memberontak
Hanya diam sambil belajar bernapas
Barangkali karena semalam aku tidur tanpa mimpi buruk
Barangkali karena ada suara yang sempat singgah di telinga
Atau mungkin karena hatiku akhirnya mengerti
Bahagia itu kadang sesederhana merasa ditemani
Aku masih menyimpan rindu
Pada hal-hal yang tidak lagi bisa kupeluk
Aku masih menahan ingin
Karena takut dianggap meminta terlalu banyak
Tapi hari ini aku memilih percaya
Percaya bahwa lelah akan perlahan pergi
Percaya bahwa tangis tidak selalu sia-sia
Percaya bahwa aku pantas punya hari-hari yang lembut
Aku bukan perempuan yang selalu tegar
Aku hanya jiwa yang belajar pulih
Di bawah langit jingga
Dan jika nanti malam datang membawa sunyi
Biarlah senja hari ini menjadi pengingat:
Aku pernah bertahan
Aku pernah berharap
Aku masih berjalan
Senja selalu datang dengan cara yang samaMewarnai langit yang sama dan menyentuh cakrawala yang samaLalu…
Dulu aku adalah langit yang selalu gelisahSedikit mendung mengira hujan akan tinggal selamanyaSedikit sunyi mengira…
Ada situasi ketika segalanya sudah tampak jelas Bahwa yang terjadi bukan sepenuhnya kesalahan orang lainKesadaran…
Langit sore perlahan meredupWarna jingga yang akhirnya berhenti berlariTak ada lagi yang dikejar Dan tak…
Ada masa dimana segalanya terlihat baik-baik saja jika dibayangkan Arah terasa sejalan dan tujuan tampak…
Pernah ada keyakinan bahwa setiap senja adalah janjiBahwa setelah jingga akan hadir malam yang menetapNamun…
This website uses cookies.