Ada situasi ketika segalanya sudah tampak jelas
Bahwa yang terjadi bukan sepenuhnya kesalahan orang lain
Kesadaran itu datang perlahan tanpa perlu dipaksa
Diam-diam mengakui bahwa ada bagian diri yang ikut berperan
Namun anehnya, yang terasa bukan hanya keinginan untik memperbaiki
Melainkan juga dorongan untuk tetap diam
Seolah ada sesuatu yang menahan
Bukan karena tidak peduli
Melainkan karena tidak ingin terlihat terlalu membutuhkan
Di satu sisi,
Ada keinginan untuk meredakan keadaan
Mengembalikan yang sempat renggang
Meski hanya dengan satu kalimat sederhana
Namun di sisi lain,
Ada ego yang berdiri diam menjaga jarak
Membisikkan bahwa mungkin lebih baik menunggu
Dan diantara keduanya waktu berjalan tanpa kepastian
Tidak ada yang benar-benar salah dan tidak ada yang sepenuhnya benar
Hanya ada dua hal yang saling bertahan
Perasaan yang ingin mendekat dan ego yang memilih diam ditempat
Sampai akhirnya, yang paling melelahkan bukan masalahnya
Melainkan pertarungan kecil didalam diri yang tak kunjung menemukan akhir
Senja selalu datang dengan cara yang samaMewarnai langit yang sama dan menyentuh cakrawala yang samaLalu…
Dulu aku adalah langit yang selalu gelisahSedikit mendung mengira hujan akan tinggal selamanyaSedikit sunyi mengira…
Langit sore perlahan meredupWarna jingga yang akhirnya berhenti berlariTak ada lagi yang dikejar Dan tak…
Ada masa dimana segalanya terlihat baik-baik saja jika dibayangkan Arah terasa sejalan dan tujuan tampak…
Pernah ada keyakinan bahwa setiap senja adalah janjiBahwa setelah jingga akan hadir malam yang menetapNamun…
Ada hari yang berjalan seperti biasa Tanpa sesuatu yang perlu dipertanyakan Segalanya terjadi sebagaimana mestinya…
This website uses cookies.