Ada banyak bahasa di dunia ini
Tapi tidak semuanya ditakdirkan untuk kita pahami
Dulu aku pernah mencoba menetap di sebuah tempat yang suaranya terdengar asing dan dingin
Sebuah ruang yang memaksaku bicara dalam nada yang tidak pernah dimengerti oleh jantungku sendiri
Di sana, aku sering kali lelah tanpa alasan
Seolah seluruh energiku terserap oleh dinding-dindingnya yang terlalu kaku
Namun di senja ini, aku memilih untuk kembali pada satu-satunya bahasa yang membuatku merasa utuh
Di hadapan jendela yang terbuka lebar ini
Aku tidak lagi merasa perlu menjadi siapa-siapa
Jemariku hanya ingin mengikuti ke mana rasa membawanya pergi
Lucunya, lelah yang biasanya datang tanpa permisi itu kini tak lagi tampak
Aku bisa terjaga hingga malam larut
Hanya untuk mematangkan satu demi satu cerita
Tanpa merasa ada yang sedang menagih tenaga
Ternyata, sejauh apa pun kita mencoba lari ke tempat yang dianggap hebat
Pada akhirnya kita akan selalu mencari jalan pulang ke tempat di mana kita bisa bernapas dengan lega
Dan bagiku, rumah itu selalu ada di sini;
Di antara sunyi, jeda, dan kata-kata
Ada hari di mana rasa tiba-tiba berubahEntah karena terlalu banyak yang ditahanLalu tumpah di satu…
Hari itu sebenarnya tidak berbedaLangit masih berjalan seperti biasanyaWaktu juga tidak berubah arahAku hanya menjalani…
Ada saat-saat di mana hari terasa begitu panjangMenuntut segalanya hingga kita lupa cara untuk sekadar…
Hari itu berjalan seperti biasanyaTidak terlalu istimewa tapi juga tidak benar-benar biasaAda waktu yang terasa…
Ada kabar yang seharusnya membuatku tersenyumSebuah kesempatan datang kembaliSeperti mengingatkanku bahwa aku masih diingatDan memang…
Di sela jam yang panjang dan tubuh yang menahan lelahAku masih berdiri bukan karena aku…
This website uses cookies.