Langit sore perlahan meredup
Warna jingga yang akhirnya berhenti berlari
Tak ada lagi yang dikejar
Dan tak ada lagi yang perlu diperdebatkan
Semua tiba pada tempatnya
Tenang, cukup, dan nyaris sempurna
Namun dibalik senja yang seharusnya menenangkan
Ada rasa yang engga benar-benar pulang
Seperti sisa hangat yang tertinggal di ujung jemari
Atau seperti bayangan yang tak sepenuhnya pergi
Meski matahari telah lama bersembunyi
Bukan tentang siapa yang hilang
Bukan pula tentang luka yang belum usai
Hanya perihal hati yang dulu akrab dengan riuh
Kini belajar diam tanpa arah
Senja tidak menyakitkan namun juga tidak sepenuhnya menenangkan
Ia hanya hadir sebagai pengingat
Bahwa pernah ada rasa yang lebih hidup dari sekedar “baik-baik saja”
Senja selalu datang dengan cara yang samaMewarnai langit yang sama dan menyentuh cakrawala yang samaLalu…
Dulu aku adalah langit yang selalu gelisahSedikit mendung mengira hujan akan tinggal selamanyaSedikit sunyi mengira…
Ada situasi ketika segalanya sudah tampak jelas Bahwa yang terjadi bukan sepenuhnya kesalahan orang lainKesadaran…
Ada masa dimana segalanya terlihat baik-baik saja jika dibayangkan Arah terasa sejalan dan tujuan tampak…
Pernah ada keyakinan bahwa setiap senja adalah janjiBahwa setelah jingga akan hadir malam yang menetapNamun…
Ada hari yang berjalan seperti biasa Tanpa sesuatu yang perlu dipertanyakan Segalanya terjadi sebagaimana mestinya…
This website uses cookies.