Jeda Tanpa Nama

Ada hari di mana rasa tiba-tiba berubah
Entah karena terlalu banyak yang ditahan
Lalu tumpah di satu waktu
Atau memang begitulah adanya

Mencoba berpikir logis
Namun nihil, hanya buntu yang didapat
Rasa itu justru kian menghimpit dada

Ketika perasaan menguasai
Logika tak lagi punya kursi
Disingkirkan begitu saja
Seolah tak lagi punya arti

Tak ingin menyalahkan siapa pun, atau apa pun
Hanya ingin mendekap rasa yang samar ini
Sampai ia lelah dengan sendirinya
Dan pamit dengan tenang

Leave a Reply