Categories: Prosa Liris

Hangat Yang Menetap

Senja datang tanpa janji
Tapi selalu tahu ke mana harus pulang
Warnanya tidak mencolok
Hanya cukup untuk membuat langit berhenti tergesa

Ada rasa syukur yang tumbuh diam-diam
Seperti cahaya jingga yang merayap di sela awan
Tidak berisik
Namun menetap lebih lama dari yang disangka

Beberapa hal hadir bukan untuk mengikat
Melainkan untuk memberi ruang
Ruang untuk bernapas lebih lapang
Untuk melangkah tanpa rasa dikejar
Untuk menjadi tanpa harus menyusut

Di antara riuh hari
Ada ketenangan yang terasa utuh
Bukan karena segalanya sempurna
Melainkan karena langkah-langkah kecil terasa searah

Dan ketika senja benar-benar turun
Yang tertinggal bukan hanya sekadar warna
Melainkan juga keyakinan dalam sunyi

“Bahwa bertumbuh bisa terasa hangat
Dan bahagia tak selalu perlu nama”

strd

Recent Posts

Jejak Senja Di Beranda Sunyi

Senja selalu datang dengan cara yang samaMewarnai langit yang sama dan menyentuh cakrawala yang samaLalu…

2 weeks ago

Yang Kubiarkan Berlalu

Dulu aku adalah langit yang selalu gelisahSedikit mendung mengira hujan akan tinggal selamanyaSedikit sunyi mengira…

2 weeks ago

Antara Menyadari dan Menahan Diri

Ada situasi ketika segalanya sudah tampak jelas Bahwa yang terjadi bukan sepenuhnya kesalahan orang lainKesadaran…

1 month ago

Senja Yang Tak Lagi Riuh

Langit sore perlahan meredupWarna jingga yang akhirnya berhenti berlariTak ada lagi yang dikejar Dan tak…

2 months ago

Dibalik Arah Yang Sama

Ada masa dimana segalanya terlihat baik-baik saja jika dibayangkan Arah terasa sejalan dan tujuan tampak…

2 months ago

Senja Yang Tak Pernah Jadi Malam

Pernah ada keyakinan bahwa setiap senja adalah janjiBahwa setelah jingga akan hadir malam yang menetapNamun…

2 months ago

This website uses cookies.