Ada rasa yang tiba-tiba berubah arah
Seperti langit yang semula cerah lalu ditutupi awan tipis
Tidak gelap, hanya redup
Dan redup itu cukup untuk membuat hangat di dada perlahan turun
Aku tidak keberatan jika hujan jatuh di tempat lain
Aku hanya tak siap ketika payungku ditarik tanpa aba-aba
Bukan karena ingin diprioritaskan
Melainkan karena aku juga sedang basah dan butuh berteduh
Caraku merasa mungkin tidak selalu terlihat
Kadang ia diam, kadang ia menunggu di sudut yang paling sunyi
Bukan berarti tidak peduli
Hanya saja tenagaku sedang tidak cukup untuk berbicara lantang
Maka aku memilih duduk sejenak
Membiarkan angin membawa pergi rasa kesal yang tersisa
Tidak untuk melupakan
Hanya untuk mengingat bahwa aku juga layak dipahami
Bahkan saat aku memilih untuk diam
Senja selalu datang dengan cara yang samaMewarnai langit yang sama dan menyentuh cakrawala yang samaLalu…
Dulu aku adalah langit yang selalu gelisahSedikit mendung mengira hujan akan tinggal selamanyaSedikit sunyi mengira…
Ada situasi ketika segalanya sudah tampak jelas Bahwa yang terjadi bukan sepenuhnya kesalahan orang lainKesadaran…
Langit sore perlahan meredupWarna jingga yang akhirnya berhenti berlariTak ada lagi yang dikejar Dan tak…
Ada masa dimana segalanya terlihat baik-baik saja jika dibayangkan Arah terasa sejalan dan tujuan tampak…
Pernah ada keyakinan bahwa setiap senja adalah janjiBahwa setelah jingga akan hadir malam yang menetapNamun…
This website uses cookies.