Senja datang tanpa janji
Tapi selalu tahu ke mana harus pulang
Warnanya tidak mencolok
Hanya cukup untuk membuat langit berhenti tergesa
Ada rasa syukur yang tumbuh diam-diam
Seperti cahaya jingga yang merayap di sela awan
Tidak berisik
Namun menetap lebih lama dari yang disangka
Beberapa hal hadir bukan untuk mengikat
Melainkan untuk memberi ruang
Ruang untuk bernapas lebih lapang
Untuk melangkah tanpa rasa dikejar
Untuk menjadi tanpa harus menyusut
Di antara riuh hari
Ada ketenangan yang terasa utuh
Bukan karena segalanya sempurna
Melainkan karena langkah-langkah kecil terasa searah
Dan ketika senja benar-benar turun
Yang tertinggal bukan hanya sekadar warna
Melainkan juga keyakinan dalam sunyi
“Bahwa bertumbuh bisa terasa hangat
Dan bahagia tak selalu perlu nama”