Jejak Senja Di Beranda Sunyi

Senja selalu datang dengan cara yang sama
Mewarnai langit yang sama dan menyentuh cakrawala yang sama
Lalu pulang tanpa menjelaskan apa-apa
Barangkali karena itu beberapa hal memilih diam
Sebab ada pertanyaan yang terlalu lelah untuk terus mencari jawaban

Di antara petang yang panjang, burung-burung kembali kerumahnya
Angin membawa pulang segala yang tersesat
Dan cahaya terakhir jatuh pada jendela yang sama
Seolah semesta memiliki tempat kesayangannya sendiri

Sementara di sudut yang lain, ada beranda yang tetap terbuka
Lampunya tak pernah padam
Pintunya tak pernah tertutup
Namun senja jarang singgah cukup lama untuk tinggal

Maka yang tersisa hanyalah kebiasaan
Membiarkan malam datang tanpa banyak tanya
Membiarkan langit memilih arahnya sendiri

Sebab setelah sekian banyak petang
Menjadi penjelasan bahwa tidak semua yang menunggu akan dihampiri
Dan tidak semua yang bertahan akan dicari

Ada yang sejak awal hanya ditakdirkan menjadi cahaya di kejauhan
Akan terlihat ketika dibutuhkan
Lalu kembali menyala sendirian saat semua orang telah pulang

Leave a Reply