Dipeluk senja

Ada hari di mana rasa sedih datang tiba-tiba
Ingin kuabaikan, namun justru terasa semakin nyata
Memori lama kembali berputar, pelan tapi pasti
Seolah hanya ingin diingat sebentar, lalu pergi menghilang
Kadang ia datang bukan untuk dilawan, hanya untuk diakui
Sebelum akhirnya pelan-pelan mereda

Tak ingin ditanya, hanya ingin ditemani tanpa kata
Ada lelah yang tak butuh solusi,hanya bahu untuk bersandar
Aku tidak sedang mencari jawaban, tidak juga ingin dibenarkan
Karena ada hari di mana hati terlalu penuh untuk dirangkai menjadi kalimat, dan suara justru membuat luka terasa lebih nyata
Dalam diam aku belajar bahwa kehadiran adalah bahasa paling jujur
Ia tidak memaksa, tidak menghakimi,hanya tinggal seperti senja yang paham bahwa gelap pun perlu diterima sebelum malam benar-benar datang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *